Anda di sini

Artikel

KINERJA INDUSTRI TPT NASIONAL 2008

Iklim bisnis tekstil dan produk tekstil (TPT) ditahun 2008 mengalami banyak gejolak sebagai akibat faktor eksternal yang mempengaruhinya. Faktor-faktor eksternal yang terjadi menyebabkan perubahan struktur pasar baik dari sisi suplai maupun demand. Industri TPT di Indonesia sebagai salah satu pemain TPT dunia pun merasakan perubahan-perubahan yang terjadi dengan cepat. Mulai dari perlambatan ekonomi Amerika Serikat akibat kredit macet perumahan, lonjakan harga minyak yang hampir mencapai US$ 140/barel, penguatan mata uang Euro yang mencapai US$ 1,5/Euro, kondisi ekonomi dan kebijakan moneter di China hingga ditutup oleh krisis keuangan di Amerika Serikat yang merebak hingga Jepang dan Uni Eropa di akhir tahun yang berdampak secara signifikan terhadap penurunan ekspor di beberapa sub sector TPT nasional di kuarter III 2008.

Trend Bisnis Batik yang Menggiurkan

Trend bisnis batikTentu masih segar diingatan kita, awal 2008 lalu, warna ungu (purple) menjadi tren warna 2008. Kalangan masyarakat menilai, warna ungu diidentikkan sebagai warna gaul. Menginjak pertengahan 2008, batik mulai booming.

Kondisi Pasar TPT Kuarter Pertama 2008; Analisa Tren Pasar TPT 2008/2009

Industri TPT saat ini tengah mengalami pergeseran suplai demand akibat perubahan situasi ekonomi dunia seperti naiknya harga minyak mentah dunia, perlambatan ekonomi di Amerika Serikat, menguatnya Euro atas US dolar, dilepasnya mata uang China ke pasar dan penyelenggaraan Olimpiade hingga pengaruh menguatnya industri garment di Vietnam pasca keanggotaan penuh di WTO.

Halaman